PALEMBANG – Di tengah tantangan bonus demografi dan kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil, SMK Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil membuktikan efektivitas strateginya. Melalui program pendidikan yang terukur, sebanyak 93 persen dari 342 calon lulusan tahun pelajaran 2025/2026 dipastikan langsung terserap di dunia kerja.
Keberhasilan ini dibahas dalam kegiatan pra-kelulusan bertema **“Lulus dengan Prestasi, Peluang Kerja Menanti”** yang digelar sebagai pembekalan akhir bagi siswa kelas XII dan XIII.
Kunci Sukses: Link and Match dengan Industri
Kasi Kurikulum Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, **Likwanyu**, mengungkapkan bahwa strategi utama sekolah adalah konsistensi pada jalur vokasi. Data menunjukkan hanya 7 persen siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sementara mayoritas mutlak yakni 93 persen siap berkarier.
“Tingginya minat bekerja ini adalah indikator bahwa sekolah berhasil mencetak lulusan yang memiliki mental dan *skill* yang relevan dengan industri. Kami menerapkan komposisi pembelajaran **70 persen praktik dan 30 persen teori** agar siswa terbiasa dengan ritme kerja profesional,” jelas Likwanyu.
Selain kurikulum yang kuat, sekolah memastikan **100 persen siswa** memiliki sertifikasi kompetensi dari **Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1**. Hal ini memberikan jaminan bagi perusahaan bahwa setiap lulusan telah melalui uji standar nasional yang ketat.
Rekrutmen Dini Sebelum Ijazah di Tangan
Kepala SMK Negeri Sumatera Selatan, **Drs. H. Zulkarnain, M.T.**, menambahkan bahwa banyak siswanya yang sudah dipinang perusahaan mitra melalui skema Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun rekrutmen langsung.
Capaian Serapan Kerja Saat Ini:**
- PT PLN (Persero):** Berhasil merekrut 46 calon lulusan.
- Sektor Perhotelan:** Mengamankan 5 calon lulusan.
- Sektor Lain:** Masih dalam tahap pendataan dan penawaran dari berbagai industri.
“Beberapa perusahaan bahkan menawarkan skema beasiswa pendidikan bagi mereka yang ingin kuliah sambil bekerja. Ini adalah nilai tambah bagi siswa yang memiliki kompetensi di atas rata-rata,” ungkap Zulkarnain.
Membangun Masa Depan Berkelanjutan
Meskipun fokus pada keterserapan kerja, sekolah tetap mencatatkan prestasi akademik dengan **25 siswa** yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.
Zulkarnain berharap, prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi para kepala SMP di Kota Palembang untuk tidak ragu mendorong siswanya melanjutkan ke pendidikan vokasi. Menurutnya, SMK Negeri Sumsel telah menjadi ekosistem yang tepat untuk membangun kemandirian ekonomi generasi muda.
“Jangan cepat puas. Teruslah kembangkan diri di luar sekolah. Dunia industri menanti kontribusi nyata kalian,” tutup Zulkarnain dalam pesannya kepada para calon lulusan.
Editor : Tim
