PALEMBANG – Intensitas hujan yang cukup tinggi melanda Kota Palembang dalam beberapa hari terakhir telah memicu banjir di sejumlah titik strategis dan mengganggu aktivitas warga. Berdasarkan pantauan terbaru pada Jumat (24/4/2026), hujan deras disertai angin kencang menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan protokol
Data Resmi BMKG: Palembang Masuk Kategori "Tinggi"
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengonfirmasi bahwa wilayah Palembang saat ini sedang berada dalam **Puncak Musim Hujan**. Berdasarkan data iklim dasarian yang dirilis Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan:
- Intensitas Hujan:** Curah hujan di wilayah Palembang bagian barat masuk dalam kategori **Tinggi**, dengan proyeksi akumulasi mencapai **151–300 mm** pada dasarian I dan II April 2026.
- Peringatan Dini:** BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan terus terjadi hingga akhir April, ditandai dengan hujan lebat secara tiba-tiba yang disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat.
- Analisis Sifat Hujan:** Sifat hujan di sebagian besar Sumatera Selatan, termasuk Palembang, berada pada kategori **Normal hingga Atas Normal**, yang berarti curah hujan tahun ini cenderung lebih basah dibandingkan rata-rata historisnya.
Dampak di Lapangan: Banjir dan Kemacetan
Hujan deras yang mengguyur pada Selasa (21/4) dan Kamis (23/4) kemarin mengakibatkan sejumlah titik seperti **Jalan Basuki Rahmat, Demang Lebar Daun (depan RS Siti Khadijah), Jalan R. Soekamto, dan kawasan Simpang Polda** terendam.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa selain faktor alam, sumbatan pada drainase akibat sampah dan sedimentasi memperparah kondisi genangan. "Kami telah menginstruksikan penyiapan pompa portable di titik-titik rawan dan pembersihan sedimentasi secara masif sebagai langkah jangka pendek," ujarnya.
Imbauan untuk Masyarakat
BMKG meminta warga Kota Palembang untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai atau wilayah rendah yang rawan genangan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca resmi melalui kanal BMKG. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat terjadi angin kencang, serta pastikan saluran air di lingkungan sekitar tidak tersumbat," tulis BMKG dalam rilis resminya.
Hingga berita ini diturunkan, cuaca di Palembang terpantau masih didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore dan malam hari.
Penulis : Tim
