PALEMBANG – Kepala SMK Negeri 5 Palembang, Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd., secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan tahun ajaran 2025-2026 yang dilaksanakan di masjid sekolah, Jumat (13/3). Dalam sambutannya, beliau memberikan pesan kuat agar para siswa tidak hanya menjadikan kegiatan ini sebagai seremonial tahunan, melainkan titik balik perubahan perilaku.
"Harapan kami, kegiatan pesantren ini betul-betul bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang didapatkan selama lima hari ini, mulai dari ilmu agama hingga semangat berbagi kasih melalui takjil dan baksos, harus terus diaplikasikan secara konsisten," ujar Bambang Riadi.
Beliau juga sangat mengapresiasi kemandirian para siswa yang tergabung dalam ekskul Rohis, Teater, dan OSIS. Dengan dukungan Komite Sekolah, para siswa berhasil menyalurkan 27 paket santunan internal untuk rekan sesama siswa yang kurang beruntung serta 29 paket baksos untuk panti asuhan.
"Ini adalah inisiatif murni dari siswa kita. Kami ingin karakter peduli sesama ini terus melekat pada diri mereka bahkan setelah bulan Ramadan berakhir," tambahnya.
Selaras dengan arahan Kepala Sekolah, Guru PAI sekaligus Ketua Pelaksana, Neli Edi, S.Ag., memaparkan bahwa selama lima hari pelaksanaan (9-13 Maret), para siswa digembleng dengan materi ibadah praktis dan penguatan akhlak. Mengusung tema "Meningkatkan Keimanan dan Ketangguhan Siswa Terhadap Allah SWT", materi yang diberikan dirancang agar mudah diterapkan.
"Kami menekankan aspek-aspek mendasar namun krusial, seperti masalah thaharah (bersuci), adab duduk sebelum sholat, hingga tata cara sholat berjamaah bagi makmum masbuq. Fokus utama kami adalah perbaikan akhlak anak-anak agar menjadi lebih baik, lebih tangguh, dan benar-benar memahami manfaat Al-Qur'an sebagai pedoman hidup," jelas Neli Edi.
Kegiatan penutupan yang bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an ini juga menghadirkan narasumber eksternal untuk memperdalam pemahaman siswa mengenai kandungan Al-Qur'an. Dengan selesainya kegiatan ini, SMKN 5 Palembang berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan karakter siswa agar menjadi pribadi yang unggul secara kompetensi dan mulia secara akhlak. (Tim)

.jpeg)