Type Here to Get Search Results !

Ads

🌙 INFO RAMADHAN & MUDIK 2026
Layanan Informasi: Mitra Digital UMKM x Polda Sumsel

Strategi Jalur Mudik 2026: Polda Sumsel "Kunci" Kendaraan Berat di Perbatasan, Siagakan Tim Respons Cepat

Busernews.web.id 0


PALEMBANG — Memasuki hari kedua Operasi Ketupat Musi 2026, Sabtu (14/3), Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) memperketat pengamanan di sepanjang urat nadi transportasi Lintas Sumatera. Dua strategi utama—pengantongan kendaraan berat dan aktivasi tim urai—menjadi senjata utama Polda Sumsel dalam menjinakkan potensi kemacetan parah.

Memecah "Botol Leher" di Perbatasan Jambi

Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian serius adalah wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Di Pos Lantas Sumarlin KM 225 yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi, Polda Sumsel menerapkan kebijakan filtrasi kendaraan bersumbu tiga ke atas.

"Kami 'mengantongi' atau memisahkan kendaraan logistik besar di titik-titik parkir yang telah ditentukan. Strategi ini bukan untuk menghambat logistik, melainkan memberi ruang aman bagi ribuan kendaraan pribadi pemudik agar tidak terjebak dalam kepadatan yang berisiko memicu kecelakaan," ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho.

Tim Urai Macet: Solusi Mobile di Jalur Lintas

Guna merespons dinamika di lapangan secara instan, Tim Urai Macet yang terdiri dari kolaborasi personel Ditlantas dan Ditsamapta telah disiagakan secara penuh. Berpusat di kawasan Timbangan KM 12 Banyuasin, tim ini tidak hanya berjaga di pos, tetapi melakukan patroli bergerak (mobile).

Jurus ini memungkinkan petugas melakukan rekayasa lalu lintas on-the-spot jika terjadi lonjakan volume kendaraan secara tiba-tiba atau hambatan tak terduga di jalur lintas.

Benteng Keamanan di Lubuk Linggau

Selain fokus pada kelancaran jalan, aspek pelayanan masyarakat juga diperkuat di wilayah Lubuk Linggau melalui optimalisasi empat pos pengamanan dan pelayanan:

  1. Pos Pelayanan Stasiun: Menjamin keamanan arus mudik via kereta api.
  2. Pos Terpadu Lippo: Pusat kendali koordinasi di tengah kota.
  3. Pos Pengamanan Simpang Periuk dan Pos Petanang: Mengawal gerbang keluar-masuk kendaraan antarprovinsi.

Komitmen Pelayanan Tanpa Henti

Satgas Operasi Ketupat Musi 2026 di tingkat Polda terus melakukan analisis dan evaluasi (Anev) situasi secara berkala. Hal ini memastikan setiap langkah di lapangan diambil berdasarkan data riil volume kendaraan yang melintas.

"Target kami adalah Zero Accident dan kelancaran arus. Dengan pengantongan kendaraan berat dan tim yang sigap mengurai macet, kami ingin pemudik merasa aman dan nyaman saat melintasi wilayah Sumatera Selatan," pungkas Kapolda.

Melalui sinergi yang matang, Polda Sumsel optimis arus mudik Lebaran 1447 H akan berlangsung tertib, aman, dan kondusif hingga seluruh masyarakat tiba di kampung halaman dengan selamat.

(Penulis  : Tim)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

About Us

News Blogger Template is Designed Theme for Giving Enhanced look Various Features are available Which is designed in User friendly to handle by Piki Developers. Simple and elegant themes for making it more comfortable